Percabangan (Logika)
Percabangan adalah cara sebuah program mengambil keputusan. Dalam dunia nyata, kita sering berpikir: "Jika hari ini hujan, maka saya akan membawa payung."
Dalam bahasa pemrograman lain ini sering disebut if-else. Di Rakoda, konsep ini dibuat sedekat mungkin dengan cara kita berbicara dalam bahasa Indonesia.
Menggunakan jika dan maka
Untuk membuat sebuah kondisi atau syarat dasar, gunakan kombinasi kata jika, maka, dan diakhiri dengan penutup selesai.
Berikut contohnya:
buat nilai = 80
jika nilai > 70 maka // ini bisa juga menggunakan `lebih dari`
tampilkan "Selamat, Kamu Lulus"
selesai
Pada contoh di atas:
- Program akan mengecek apakah isi dari variabel
nilailebih besar dari70. - Karena
80memang lebih besar dari70, maka perintah di dalam blok tersebut akan dijalankan dan tulisan"Selamat, Kamu Lulus"akan ditampilkan. - Kata kunci
selesaisangat penting karena ia memberi tahu Rakoda bahwa blok pengecekanjikasudah berakhir.
Menggunakan jika tidak
Lalu, bagaimana jika syaratnya tidak terpenuhi? Kita bisa menambahkan jalan keluar menggunakan jika tidak (setara dengan else).
Mari kita coba dengan teks (string):
buat nama = "Zidane"
jika nama isinya "Restu" maka
tampilkan "Kamu Ganteng"
jika tidak
tampilkan "Kamu Siapa?"
selesai
Pada kode di atas:
- Program akan mengecek apakah
namamenyimpan nilai"Restu". - Karena nama yang tersimpan adalah
"Zidane", maka syarat pertama gagal. - Program akan otomatis melompat dan menjalankan apa yang ada di bawah blok
jika tidak, sehingga mencetak"Kamu Ganteng".
Catatan:
- Operator
isinyaadalah cara Rakoda untuk mengecek kesamaan dua teks/nilai (sama seperti==di bahasa pemrograman lain). - Saat ini percabangan logika (branching) masih belum tersedia di Rakoda
Kesimpulan
Kemampuan mengambil keputusan ini adalah jantung dari semua program atau aplikasi! Dengan menguasai struktur jika - maka - jika tidak - selesai, kamu sudah bisa membuat aplikasi interaktif, validasi kata sandi (password), hingga kecerdasan buatan (AI) sederhana.